Volume 1 No. 2: Politik Luar Negeri Indonesia dan Identitas Islam: Kebijakan Indonesia dalam Mengatasi Krisis Muslim Rohingya Tahun 2017



Muhammad Jullyo Bagus Firdaus
Mahasiswa Hubungan Internasional
Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur

Abstrak

Membahas mengenai Politik Luar Negeri Indonesia tentu tidak jauh dari landasan ideologis “Politik Bebas-Aktif”, yang juga sebagai postulat dalam implementasi setiap politik luar negeri Indonesia. Sejak awal kemerdekaan Indonesia hingga sekarang, doktrin ini juga masih berlaku di era pemerintahan Presiden Joko Widodo. Dalam pembahasan jurnal ini, penulis menganalisa mengenai studi kasus diplomasi bilateral yang dilakukan oleh Indonesia untuk mengatasi krisis Rohingya di Myanmar pada tahun 2017 dalam menciptakan perdamaian dunia. Bentuk yang dilakukan oleh Indonesia tentu berkaitan dengan kepentingan nasional berupa upaya penciptaan kestabilan dan keamanan di level global. Jurnal ini menggunakan metode Historical and Identity Representation untuk membedah pelaksanaan Politik Luar Negeri Indonesia berdasarkan landasan ideologis Bebas-Aktif serta landasan konstitusional pada pembukaan UUD 1945, serta kontruksi identitas Indonesia sebagai salah satu negara Muslim terbesar di dunia. Penulis menganggap bahwa negara harus mengetahui arah kebijakan luar negeri berdasarkan identitas.  

Kata Kunci: Politik luar negeri,bebas-aktif, Indonesia, konstruktivisme,Rohingya

Full-Text PDF||Read-Online



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *